Indonesia nih butuh juara-juara, bukan butuh orang-orang yang bermental tempe untuk bisa maju! ini potongan dari salah satu film. Keren sih mana sebelumnya saya liat Economic Challange di MetroTV yang ngebahas tentang potensi Indonesia dalam persaingan dengan dunia Internasional, dari acara itu saya ambil kesimpulan bahwa Indonesia ini memilki daya kompetisi untuk mengambil alih kekuasaan dunia yang memang saat ini tengah bergeser ke dunia timur dari dunia barat. Oh ya presiden SBY di pidato tanggal 14 Agustus juga bilang Indonesia bisa maju di tahun 2025. Oke di hari kemerdekaan ini suasananya semua mendukung rasa nasionalisme saya untuk bangkit.
Di komplek ga kayak dulu lagi! waktu kecil suasana 17an biasanya rame dengan permainan sekarang suasananya sepi malah cenderung ga ada kegiatan. Tapi toh walau ada kegiatan juga saya ga akan mengikutinya, autis sendiri dengan kerjaan saya…haha. Pergeseran ini!apa semangat nasionalisme masyarakat telah terdegradasi? Kalo saya berkaca pada diri sendiri, saya tidak peduli dengan kegiatan bukan berarti rasa nasionalisme saya tidak ada namun saya berpikir untuk mengisi kemerdekaan ini dengan sesuatu yang lebih berguna daripada mengikuti permainan diapangan.Semoga yang lain pun berpikir demikian.
64 tahun lalu kita merdeka! Waktu yang cukup lama bukan. Hasil perjuangan para pahlawan, walaupun kemerdekaan sendiri buah dari vacum kekuasaan yang terjadi di Indonesia namun perjuangan setelah itu dimana terjadi perlawanan di Surabaya atau Bandung lautan api membuat sebuah kemerdekaan itu berharga sangat mahal. Sudah layaknya kita sebagai bangsa mengambil peran masing-masing untuk mengisinya dan berharap bisa membuat Indonesia ini dipandang di dunia Internasional, sehingga kita tidak diinjak-injak seperti kejadian belakangan ini
Penggalan dari ceramah Ust.Jefri waktu konser Iwan Fals “Untuk bisa diperhitungkan bangsa ini harus berilmu” maka ayo kita sama-sama mencari ilmu!